
Tembilahan (infoinhil.com)– Keberadaan minyak tanah mendekati bulan suci ramadahan di Inhil mulai langka di pasaran, Sehingga masyarakat menjadi kelabakan untuk mendapatkannya. Padahal sebagian besar warga Tembilahan masih menggunakan minyak tanah untuk memasak, karena belum tersentuh program konversi minyak tanah ke gas.
Akibat kelangkaan tersebut, hargapun ikut menjadi naik. kalau sebelumnnya harga minyak tanah satu botol Aqua ukuran 1.4 liter hanya berkisar Rp 6.500, akibat kelangkaan yang terjadi harga menjadi naik hingga Rp 7.500, itupun untuk mendapatkannnya sangat sulit.






