infoinhil.com .: Situs Berita Inhil :.

Saturday
Jul 31st
Home

Malam Tahun Baru 2009. Walet dan Reborn Rick Hibur Warga

Tembilahan -Di malam tahun baru 2009 (31/12) lalu. Selain warga yang mengadakan berbagai hiburan di berbagai tempat. Band Walet juga melakukan pertunjukan hiburan musiknya dan pertunjukan sulap  di samping halaman Hotel Arrahman II di jalan H.Suntung Ardi Tembilahan.

Pertunjukan yang di lakukan tersebut sangat menarik perhatian ribuan warga Tembilahan apalagi di dalam pertunjukan hiburan musik tersebut. Band Walet juga mendatang seorang musisi dangdut  kondang yaitu H. Mara Karma yang saat ini ikut sebagai Caleg DPR RI dari Partai PAN. Dan pesulap yang merupakan putra daerah, Reborn Rick.

Husni Hasan pemilik Band Walet kepada Infoinhil (31/12) mengungkapkan bahwa pertunjukan yang di lakukannya itu adalah untuk memeriahkan malam tahun 2009 dan sekaligus untuk memperingati hari ulang tahun  Band Walet yang sudah genap tujuh tahun berjalan.
“ Ya kita berharap dengan pertunjukan Walet kali bisa memberikan hiburan kepada masyarakat  pada malam tahun baru 2009  ini. Saya juga merasa bangga   karena pada pertunjukan ini antusias masyarakat begitu besarnya terhadap seni hiburan ini. Oleh itu kita berharap kedepan wallet ini tetap exist dan lebih baik lagi sehingga mengangkat permusikan dangdut  di kabupaten Indragiri Hilir ini” Ujarnya.

Kemudian ditempat yang sama, H.Mara Karma juga menambahkan bahwa dia berharap di hari ulang tahun wallet ke -7 ini. Walet bisa menjadi motivasi bagi band-band lainnya yang ada di kabupaten Indragiri Hilir bahkan di luar  Inhil. “ Seperti yang kita ketahui bahwa Band Walet ini  sudah sangat bagus, yang tarafnya boleh sudah terbilang bukan kabupaten lagi tetapi sudah nasional. Dan juga kita berharap dari wallet ini bisa menumbuhkan generasi musisi  dan penyanyi –penyanyi yang baik terutama terhadap lagu dangdut dan lagu melayu “ Harapnya H. Mara Karma.

Selanjut, selain pertunjukan musik yang  di tajakan, Pesulap Rebon Rick pada malam itu juga sangat membius para penonton yang hadir untuk melihat pertunjukannya. Di mana penonton yang semula di belakang semua bergeser kedepan  untuk melihat lebih dekat permainan sulap yang di lakukannya.

Ada beberapa permainan yang dibawakan, dan yang terakhir dimana uang seratus ribu yang telah ditanda tangani oleh H. mara karma menghilang dan muncul didalam sebuah jeruk yg sebelumnya masih terbungkus pelastik dan dipegang oleh penonton yang hadir. "saya puas dapat menghibur masyarakat inhil, dan saya berharap masyarakat inhil dapat mengenal sulap bukan dari segi negatif melainkan positif seperti yang saya lakukan" harapnya usai pertunjukan. (spt)
 

Hubungi Kami